Wisata mistik

Rada jengah juga membaca berita tentang wisata mistik di bandung. Memangnya bandung kota penuh mistik dan tahayul sehingga layak dijual? Senilaikah uang yang diterima dari penjualan paket wisata mistik dengan reputasi bandung sebagai kota tahayul? Atau, sudah tidak ada lagikah yang bisa dijual tanpa mengarah ke hal mistis yang cenderung musryik? Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Informasi, Opini | 16 Komentar

Menuliskan pesanan

Bukan hal yang tabu, menulis berdasarkan ‘pesanan’. Review profesional yang memang dibayar untuk menuliskan sesuatu, ataupun menyelipkan satu dua pesan (yang rada menyimpang dari topik utama) dalam rangkaian tulisan panjang. Bahkan pada dasarnya menulis adalah ‘menterjemahkan’ (apapun itu definisinya) idea di kepala si penulis. (Masih dapat diperdebatkan di mana sebenarnya si ‘idea’ berada. Di kepala atau di dada.

Sedemikian terbukanya peluang menyelipkan pesan membuat kita seringkali sedara otomatis membuat persepsi yang lain dari tulisan (baik tulisan ‘bisu’ maupun tulian ‘berbunyi’). Tulisan berbunyi contohnya yang dibacakan oleh para presenter atau anchor berita atau yang bertugas khusus untuk Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Blogging dan Internet, Informasi, Menulis | Tag , , , | 2 Komentar

Patuhi Term of service Blog Gratisan

Seharusnya sudah bersyukur, masih ada (dan makin banyak) pihak-pihak yang berbaik hati menyediakan layanan hosting blog gratisan seperti dagdigdug ini. Bagaimanapun juga telah dikeluarkan effort dan sumber daya yang tidak sedikit untuk menyediakan dan terus memelihara layanan blog gratis. Lihat, di semua layanan pasti ada “kontrak” antara penyedia dan pemakai. Kedua pihak terikat dengan kontrak ini. Selayaknya masing-masing pihak melaksanakan kewajiban masing-masing.

Pengelola layanan sudah menjalankan kewajibannya dengan memberikan layanan gratis, maka selayaknya pihak pemakai memanfaatkan layanan ini dengan mematuhi TOS (term of service) dari penyedia.  Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Blogging dan Internet, kontes, Menulis, Opini | Tag , , , , , , , | 1 Komentar

Kebebasan menyampaikan informasi

Masa pemerintahan Soeharto di Republik ini informasi hanya yang berasal dari Pemerintah sendiri yang dianggap sah. Suara Media massa hanya boleh senada dan tidak mendahului kabar resmi dari Pemerintah melalui departemen penerangan. Membosankannya lagi, saat itu pemerintahan adalah semua kewenangan trias politica. Parlemen, Lembaga pengawas dan peradilan berada di sisi yang sama dengan eksekutif.

Stabilitas nasional (politik, keamanan, ekonomi) menjadi nomor satu. Maka tidak ada pemberitaan yang investigatif terhadap kebijakan, baik pemerintahan tingkat tinggi maupun investigasi terhadap personal pejabat dalam menjalankan jabatannya. Praktis seberapa besarpun kejadian (baik ‘kualitas’ maupun efeknya) akan lolos dari pemberitaan media massa jika pemerintah memblok kejadian itu. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di media massa | Tag , , , , , | 2 Komentar

Menulis menipu

Banyak yang bisa dilakukan dengan menulis. Dari yang sangat baik: menolong orang lain, membuat sesuatu lebih baik, sampai yang paling jahat: menipu. Menipu orang lain dalam berbagai tingkat.  Sekedar iseng eksperimen menempelkan frasa  yang “hot” kata statistik mesin pencari di posting yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan kata kunci yang ditempelkkan di title dan description. Atau menipu yang sesungguhnya: memuji membabi buta produk yang ditawarkan, dilengkapi dengan ‘testimoni’, ngajak bergabung intinya ternyata HYIP atau jual ebook sampah. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Blogging dan Internet, Menulis | Tag , , , , | Tinggalkan Komentar